Ketika Sadar…Sungguh aku tidak pernah bersyukur… T.T

Published Mei 7, 2009 by anemischi3

Suatu kali pernah aku melihat seorang, begitu bersahaja di usianya yang muda, begitu nampak jelas masa depannya hanya dengan menatap raut mukanya. Hidup berkecukupan, pendidikan yang lumayan tinggi, hampir sempurna secara fisik..dengan wajah yang menebar senyum kemana – mana…sungguh beruntung hidupnya….

Pernah juga mendengar, seseorang dengan bahagia dan bangganya menceritakan betapa serunya saat kumpul bersama dengan orang – orang yang dia sayang..tidak pernah berseteru, tidak pernah saling menghina, tidak ada kesalahpahaman…cinta yang selalu menyelimuti. Betapa bahagianya hidupnya….

Terlebih lagi, aku menatap temanku yang bercengkrama dengan orang yang paling dia sayang. Orang itu selalu tersenyum menatap temanku, seolah – olah cuma matanya yang mampu mengungkapkan betapa bahagianya dia memiliki seseorang yang betul – betul memahami dirinya. Lewat bahasa tubuh pun sudah bisa ditebak, tangangan menggenggam erat, suaranya yang manja, guratan senyum…semua terlihat sempurna, belum lagi dengan hari – hari yang mereka jalani berdua, rasa saling menghormati dan menghargai yang begitu dalam..rasa saling menjaga yang begitu besar..sungguh…siapa yang tidak ingin seperti itu…

Hebat! hal seperti itu seketika membuatku keci hati..menyalahi hal – hal yang ada disekitar ku, walaupun aku berusaha untuk menahan emosi ini, tapi tetap saja berhasil mempengaruhi ku, Setiap masalah timbul dalam hidupku, aku menyalahkannya telak – telak, seperti sebuah ungkapan betapa aku seorang pecundang. Melihat suatu kekurangan kecil dari orang yang kusayang, aku anggap itu suatu kesalahan besar dan fatal..melihat perseteruan didepan mata..aku anggap itu suatu bencana…dan aku pun terpuruk, terus terpuruk.

Ketika kepala yang tertunduk lesu ini terangkat sedikit, kudengar beberapa cerita tentang betapa malangnya nasib seseorang yang hidup dalam dunia yang kejam, betapa sulitnya dia mendapatkan sesuatu yang dia inginkan, belum lagi dengan segala keterbatasan dalam diri, belum lagi orang – orang yang menjegalnya,, juga mendengar, sebuah keluarga yang hancur lebur karena diperbudakan materi, mata hati mereka tertutupi surga duniawi dan tidak kenal lagi darah daging sendiri, lebih – lebih tentang seseorang yang tersiksa hidup dengan orang yang dicintainya..dipukul, di hina, direndahkan tanpa belas kasihan..hidupnya terus dan terus seperti itu, tanpa kasih sayang..

Ya Tuhan..belum lagi ada sekelompok orang yang terus membunuh orang – orang tidak bersalah, anak kecil, orang jompo, janda – janda disiksa. Tiap hari hidupnya hanyalah perang, siapa yang bisa tenang..

Siapa sangka, air mata jatuh bercucuran, dada sesak tidak tertahan..” Ya Tuhan..betapa tidak bersyukurnya aku..masih banyak lebih menderita dari ku, kenapa aku terus menyalahkan semua yang aku punya ini..ya Tuhan, betapa tidak bersyukurnya aku ini…bahkan ada sesorang yang penuh dengan kekurangan masih terus bangkit dan bertahan…”

Ketika sadar..aku memang tidak pernah bersyukur dengan yang ku punya sekarang, aku malu..sangking malunya aku hanya bisa bersujud di depanNya..malu dengan segala hal yang Tuhan sudah berikan, yang tak pernah kusyukuri.”

One comment on “Ketika Sadar…Sungguh aku tidak pernah bersyukur… T.T

  • Ya benar…bersyukurlah selalu akan nikmat yang telah diberikan kepada kita… Non… 🙂
    Masih banyak orang-orang yang tidak seberuntung dirimu tentunya….🙂

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: